Cara Mengatasi Disk 100 Windows 10

cara mengatasi disk 100 windows 10

Bagaimana cara mengatasi Disk 100 Windows 10 ? Sebuah masalah yang paling sering dialami oleh pengguna sistem operasi dari Microsoft ini. Apakah sobat juga sering mengalami Disk Usage 100 persen ?

Gookalian juga merasakan hal ini terjadi pada laptop atau PC. Hal yang bikin sedikit mengerutkan dahi adalah hanya terjadi pada PC dengan Windows 10 saja. Jika penggunaan normal pada Windows 7 atau Windows 8 kejadian ini sangat jarang terjadi. Lalu bagaimana cara mengatasinya di Windows 10 ?

Cara Mengatasi Disk 100 Windows 10

Gookalian bakalan kasih tips dan informasi dalam mengatasi kejadian ini. Bisa dilakukan langsung pada komputer atau PC sobat sendiri. Sebelum melangkah pada berbagai solusi, sobat perlu melakukan pengecekan aplikasi apa sih yang bikin Disk Usage 100 persen ? Caranya:

  • Buka aplikasi Task Manager
  • Dengan tekan CTRL+SHIFT+ESC pada layar Desktop
  • Klik More Detail
  • Pilih Tab Processes di bagian atas
  • Cek dibagian sebelah kanan yang terlihat Disk 100 persen
  • Klik pada Disk
  • Secara otomatis sistem akan mengurutkan aplikasi manakah yang menyebabkan penggunaan Disk tinggi

Setelah mengetahui aplikasi yang menyebabkan penggunaan Disk sangat tinggi, sobat bisa langsung Kill Process dengan klik kanan. Akan tetapi ini tidak bisa dilakukan apabila itu merupakan aplikasi sistem (yang bertuliskan System). Ada hal lain yang menyebabkan penggunaan Disk oleh System sangat tinggi. Berikut ulasan lengkapnya melalui beberapa poin dari Gookalian.

1. Sleep Atau Restart Komputer Untuk Cara Mengatasi Disk 100 Windows 10

Cara yang paling simpel ketika kamu bekerja agar performa menjadi fresh dan Disk tidak lagi 100 persen adalah Sleep komputer atau restart. Biasanya setelan Sleep dan komputer/laptop dihidupkan kembali, disk tidak akan 100 persen lagi.

2. Windows Update Sedang Berjalan

Windows Update dapat menjadi momok yang cukup melelahkan pengguna Windows 10. Sebut saja tiba-tiba Update pas komputer lagi dipakai. Belum lagi butuh proses Restart ketika memperbarui, sehingga menyita waktu komputer tidak bisa digunakan untuk bekerja.

Matikan koneksi internet, dan setel Wifi yang tersimpan atau terhubung menjadi Set As Metered Connection. Windows tidak akan melakukan Update lagi, dan Disk Usage bisa turun. Lakukan hal ini jika sobat terkoneksi pada Wifi baru.

3. Matikan Fungsi SuperFetch

Sebenarnya dapat mengurangi waktu Booting yang saat komputer dihidupkan. Akan tetapi dapat membuat penggunaan Disk hingga 100 persen juga. Mematikannya:

Tekan tombol Windows, cari CMD
Klik kanan, run As Administrator
Ketikkan pada CMD “net.exe stop superfetch
Lalu hidupkan ulang komputer sobat

4. Mematikan Startup Tidak Penting

Buka Task Manager (CTRL+SHIFT+ESC)
Pilih Tab Startup
Klik kanan pada program pihak ketiga yang sekiranya tidak penting seperti aplikasi Antivirus
Pilih Disable

Saat komputer kembali dihidupkan, berbagai program yang memberatkan komputer dan penggunaan Disk akan disingkirkan.

5. Penurunan Performa Hardisk

Laptop atau komputer yang memiliki Hardisk pasti memiliki usia pakai juga. Setidaknya dibutuhkan 5 tahun sebuah Hardisk akan berkurang kesehatan dan performanya. Kamu bisa cek kesehatan Hardisk menggunakan aplikasi HDSentinel atau HDTune yang bisa diunduh di internet.

6. Ganti Ke SSD

Secara umum spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan Windows 10 hanyalah prosesor dengan inti 1 Ghz, RAM 1 Gb, dan tampilan 800×600 pixel. Akan tetapi saat menggunakan laptop dengan RAM 2 Gb dan prosesor sampai 2,4 Ghz pun masih tetap lambat dipakai.

Ada teknologi di Windows 10 yang berhubungan dengan penyimpanan atau Hardisk. Keamanan yang diterapkan pada Windows ini memang adalah hal positif mencegah serangan para pencuri data. Tapi hal ini menyebabkan penggunaan Disk menjadi 100 persen.

Untuk mengatasi baca tulis Hardisk yang terbilang lambat dan kurang kompatibel dengan Windows 10. Sobat perlu mengganti Hardisk yang digunakan untuk penyimpanan dan sistem menjadi SSD (Solid State Drive). Selain lebih cepat dalam penggunaan, SSD terjamin dari kerusakan akibat jatuh.

Semoga berbagai tips dari Gookalian diatas dapat sobat terapkan. Kalaupun bisa, balikin aja komputer kamu ke Windows 7 atau Windows 8 jika memang bisa dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *