Rabu , September 28 2022

Raih Pendapatan Pasif Dari Uang Kripto

Selain trading, ada cara raih pendapatan pasif dari uang kripto. Metode ini sangat biasa dilakukan dan berlainan dengan metode trading/sekedar menahan aset. 3 cara tersebut yaitu Staking, Lending, dan Yield Farming. Berikut informasinya untuk sobat dari Gookalian.

3 Cara Terbaik Raih Pendapatan Pasif Dari Uang Kripto

Meskipun cara ini tidak mutlak bagus, tapi sobat bisa mendapatkan pandangan. Tentang bagaimana untuk kita bisa mendapatkan penghasilan secara pasif lewat mata uang digital atau cryptocurrency. Karena jenis uang ini belum tentu selalu berada pada posisi yang baik, sehingga tidak mutlak.

Sejalan berkembangnya Decentralized Finance, ada banyak layanan dan aplikasi yang tidak diawasi oleh bank. Hal ini membuat investor bisa dengan mudah mendapatkan pendapatan pasif dari mata uang kripto. Dengan 3 cara dibawah, sobat bisa mendapatkannya disesuaikan dengan yang terbaik sobat bisa lakukan. Jangan lupa untuk melakukan riset sebelum berinvestasi. Berikut cara kerja, resiko dan pengetahuan di dalamnya.

1. Staking

Staking merupakan kegiatan mengunci koin sobat untuk waktu tertentu dalam pertukaran kripto agar mendapatkan untung. Seperti halnya sobat mendepositokan uang di bank dan menyimpannya dalam jangka waktu tertentu sehingga menghasilkan tambahan uang. Transaksi ini divalidasi pada pertukaran koin dalam blockchain. Imbalannya, Exchange menerima sejumlah dari hasil distribusi secara tepat diantara investor.

Perlu sobat ketahui kegiatan Staking tidak mendukung semua koin kripto (layaknya Bitcoin dan Ethereum). Sobat bisa Staking pada koin Polygon, Theta, Tezos, Cardano serta Binance. Ada Ethereum 2.0 namun mungkin saat ini belum dirilis tapi bisa dipakai.

Baca Juga!  Tips Menjadi Dropshipper Produk Kecantikan

Kolam Staking (Staking Pool)

Di tempat ini orang-orang mengumpulkan dan investasi kripto untuk tujuan Staking. Jumlah keuntungan akan didapatkan dari hasil bagi tiap member dari grup dimana mereka berinvestasi. Melalui Pool ini, sobat bisa mendapatkan keuntungan yang paling tinggi. Namun kelemahannya bisa jadi rug-pull scam (penipuan) sehingga sobat bisa kehilangan koin kripto sobat sendiri.

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Staking

Sehingga perlu hati-hati, dan beberapa hal tentang Staking yang perlu diperhatikan:

  • Bisa Staking jumlah dana yang sedikit
  • Tidak semua kripto mendukung Staking
  • Pertukaran (exchange) akan dikenai dana yang kecil
  • Tidak semua exchange mendukung Staking

Resiko Staking

Meraih pendapatan pasif dari uang kripto melalui Staking memiliki resiko paling kecil. Sobat akan mendapatkan keuntungan dari unit kripto. Resiko yang paling utama disebabkan oleh kesalahan sistem atau kontrak pintar.

2. Lending

Dalam Lending ini sobat melakukan suplai kripto ke exchange untuk waktu yang telah ditentukan untuk keuntungan tertentu juga. Jadi kripto ini dipinjamkan dan mereka yang diberi pinjaman harus membayar bunga atas jumlahnya. Sobat bisa diberi bayaran dalam bentuk token lain untuk setoran awal. Ditambah dengan bunga dalam nilai pasar dalam waktu tersebut. Token ini bisa dijual atau ditukar dengan bentuk mata uang kripto lainnya.

Pertukaran seperti Binance, Blockfi, dan CoinDEX mendukung untuk Lending, meminjam, dan menawarkan keuntungan berbentuk presentasi dari 5-13% yang bisa jadi pendapatan pasif dalam kripto sobat.

Lending Dalam De-Fi Dan Centralized Finance

Dalam De-Fi, kontrak dapat terjadi langsung dari jenis token maupun kripto secara langsung menggunakan Smart Contracts (Automated Market Makers/AMM) sebagai fasilitasnya. Ada juga protokol secara khusus seperti AAVE dan Compound membuat pasar untuk kripto spesifik seperti DAI, ChainLink, Ethereum atau Wrapped Bitcoin untuk pinjam meminjam

Baca Juga!  Cara Jadi Importir Alibaba Beserta Syaratnya

Sedangkan Centralized Finance menggunakan satu protokol agar pertukaran koin bisa terjadi (tidak secara langsung). Contohnya CoinDCX, Binance, BlockFi mendukung transaksi tersentralisasi ini. Kripto sobat dapat dipinjam oleh Market Makers, Hedge Funds dan exchange lainnya. Tempat pertukaran ini bisa menerima pinjam meminjam berbagai jenis koin. Lebih terpercaya dalam peminjaman meskipun tanpa membutuhkan kurva pengertian. Karena pertukaran diawasi dalam satu tempat saja.

Perlu Diperhatikan Dalam Lending

  • Bisa memilih mendepositkan kripto berdasarkan waktu atau keuntungan tertentu
  • Reward atau hadiah berupa token pertukaran asli
  • Tidak mendukung semua kriptokurensi
  • Centralized Finance bisa menggunakan kripto untuk pertukaran

Resiko Lending

Resikonya kecil berdasarkan jumlah pinjaman. Namun perlu menenukan yang terbaik untuk kripto sobat sendiri. Metode ini juga masih ada Scam nya. Jadi berhati-hati untuk raih pendapatan pasif dari uang kripto.

3. Yield Farming (Pertanian)

Bisa juga disebut dengan Token Farming atau tanam token dengan konsep baru. Hal ini memprioritaskan ROI atau keuntungan dengan berbagai metode seperti Liquidity Pool, Staking, Lending dan Leverage Lending. Jadi berbagai metode ini digunakan untuk mendapatkan keuntungan.

Liquidity Pool

Dalam kolam likuiditas ini, sobat masuk dalam kelompok orang-orang yang bisa meminjamkan 2 keuangan yang nilainya setara dalam exchange. Ini adalah penyedia likuiditas. Pertukaran menggunakan dana di Pool untuk membayar biaya transaksi dan mempertahankan harga setelah sebuah pesanan. Exchange akan mendistribusikan biaya yang dikumpulkan dari transaksi ke penyedia likuiditas milik masing-masing sebagai imbalan.

AMM dan kontrak pintar menggunakan kolam likuiditas. Exchange seperti Uniswap butuh bayaran 0,3% (Uniswap dan PancakeSwap dapat digunakan dalam exchange ini). Semakin banyak transaksi maka semakin banyak juga pengembalian atau keuntungannya.

Baca Juga!  Ketahui Perbedaan Reseller Dan Dropship

Leveraged Lending

Agar mudah dipahami, misal sobat meminjamkan 1 juta sebagai BAT (Basic Attention Token) yang punya keuntungan (interest) tinggi. Kemudian sobat meminjam DAI menggunakan BAT tersebut sebagai keamanan atau jaminan. Sobat hanya bisa meminjam 50-60% dari uang jaminan, sobat akan mendapat 600 ribu. Sobat bisa melakukannya lagi, menukar lagi untuk keuntungan sampai tidak dapat dilakukan lagi.

Leveraged Lending punya resiko yang tinggi dan keuntungan yang tinggi pula. Salah satu yang membuat aktivitas harian dan mereka yang veteran dalam dunia pasar kripto. Metode ini hanya direkomendasikan untuk mereka yang sudah ahli saja. Raih pendapatan pasif dari uang kripto ini perlu diperhhatikan banyak poin.

Perlu Diperhatikan Dalam Yield Farming

  • Resiko tinggi
  • Tidak direkomendasikan untuk pemula
  • Selalu aktif cek pasar kripto
  • Selalu punya rencana bagaimana dan kemana invest akan dilakukan

Resiko yang perlu diperhatikan adalah cukup banyak. Kondisi alamiah kripto sangat bisa berubah drastis. Membuat levered lending bisa saja scam dan rug pull pada kolam likuiditas sehingga bisa kehilangan semua uang sobat.

Check Also

Kelemahan Usaha Toko Bangunan

Kelemahan Usaha Toko Bangunan Tips Mengatasi

Gookalian akan membahas kelemahan usaha toko bangunan serta beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.