Cara Merawat Jas Hujan Agar Tidak Rusak

cara merawat jas hujan

Jas hujan menjadi teman saat cuaca yang tidak menentu atau dimusim hujan. Cara merawat jas hujan akan sangat penting untuk sobat. Mengantisipasi baju pelindung dari air hujan ini cepat rusak.

Sesuai siklus hujan yang ada, sobat mungkin bisa menentukan suatu masa akan terjadi hujan hingga beberapa hari. Atau sebuah keadaan dimana bisa hujan atau tidak dapat diantisipasi sobat dengan menggunakan mantel atau jas hujan.

Sobat perlu mengenali jenis jas hujan yang ada di pasaran. Ada bahan plastik (HDPE), mudah rusak karena hanya untuk penggunaan darurat. Plastik PVC lebih tebal namun kurang kuat. Bahan parasut yang paling awet sesuai dengan harganya yang paling mahal namun paling awet dan tahan.

Karena pada iklim Indonesia yang cenderung hanya 2 musim, penggunaan jas hujan mungkin tidak digunakan sepanjang tahun. Agar awet dan tahan lama, sobat bisa menggunakan berbagai cara untuk merawat piranti di saat musim hujan ini.

Cara Merawat Jas Hujan

1. Mencuci Dengan Benar

Setelah digunakan, mantel hujan perlu dibersihkan untuk kemudian digunakan lagi. Berikut ini tipsnya:

  • Cukup rendam mantel sobat dalam air yang telah diberi detergen
  • Usap perlahan dengan tangan atau sikat lembut untuk merontokkan noda
  • Jangan dikucek atau diperlakukan dengan kasar
  • Dapat pula menggunakan mesin cuci, tetapi tidak untuk waktu yang lama

2. Proses Pengeringan

  • Jemur hingga kering di tempat yang tidak terkena matahari langsun
  • Gantungkan dan pastikan tidak terlipat
  • Tempatkan di tempat yang kering dan tidak terlalu panas
  • Jangan menggunakan pengering pada mesin cuci
  • Jas tidak boleh diletakkan pada tempat lembab setelah dipakai atau dicuci

3. Menyimpan Jas Hujan

  • Lipat dengan lipatan yang tidak berubah-ubah, sehingga tidak memunculkan lipatan tidak perlu
  • Pastikan sobat melakukan dengan rapi dan haluskan pada sisi-sisi yang tidak terlipat dengan benar\
  • Jika ingin dimasukkan ke jok motor, pastikan kering dengan sempurna
  • Jangan biarkan ada cairan dapat membuat ruang jok menjadi lembab

4. Menggunakan Jas Anti Air

Meskipun membeli yang mahal sekalipun, jika tidak mempergunakan jas ini dengan benar akibatnya akan tetap tidak awet. Seperti gampang berlubang maupun bocor di bagian bawah (daerah celana maupun pangkal paha) berikut ini agar awet:

  • Jangan memasukkan secara paksa barang atau tas saat dipakai pada model baju
  • Tidak melakukan gerakan cepat bagian tangan atau kaki untuk mencegah robek
  • Waspada penggunaan jas model betmen, agar tidak tersangkut perangkat motor
  • Berkendara dengan kecepatan rendah, antisipasi jas terkelibat dan robek

Itulah beberapa tips yang bisa sobat biasakan agar jas hujan lebih awet. Pelan dan perhatikan penggunaannya agar tidak merobek mantel, terkhusus bagian-bagian yang sering bocor/rembes. Semoga info dari Gookalian ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *