Rabu , September 28 2022

Melatih Anak Agar Berani Tidur Sendiri

Gookalian berbagi tips melatih anak agar berani tidur sendiri. Sebagai salah satu hal yang harus dimengerti oleh anak adalah dia harus mampu tidur tanpa ditemani. Hal ini akan sangat berguna jika sobat nanti sedang berada di luar rumah karena alasan pekerjaan atau keluarga.

Ketika anak nanti sudah berani tidur sendiri. Kebiasaan baik ini akan memudahkan semua orang dalam keluarga. Tidak melulu anak harus ditemani saat tidur dan bila perlu memiliki kamar tersendiri untuknya.

Cara Melatih Anak Agar Berani Tidur Sendiri

Berikut ini beberapa cara untuk sobat agar dapat sedikit demi sedikit melatih anak untuk tidur sendiri. Dibiasakan sesuai dengan umur yang memang seharusnya sudah berani tidur sendiri. Melalui kita-kiat ini bisa sobat lakukan:

Dimulai Dengan Tidur Bersama Saudara

Bagi sebagian anak yang mudah untuk segera tidur, hal ini mungkin tidak akan menyulitkan untuknya bisa tidur sendiri. Namun jika agak sulit tidur tanpa ditemani orang tua, barangkali butuh trik. Yaitu dengan menganjurkan anak melatih diri tidur bersama anggota keluarga lain yang mungkin seumuran.

Untuk anak yang belum terbiasa tidur sendiri dan selalu ditemani orang tua. Saudara bisa jadi pengganti teman beristirahat di malam maupun siang hari untuk latihan.

Tidur Siang Sendiri

Untuk pertama kali latihan tidur sendiri bisa dimulai saat tidur siang. Gunakan momen siang hari karena tidak gelap dengan semua pintu dan jendela terbuka. Ini akan mengurangi rasa takut ketika sendiri. Latih dengan rutin melakukan tidur siang dalam kamar sendiri tanpa ditemani orang tua.

Baca Juga!  Menghadapi Anak Suka Mengambil Barang Orang Lain

Menemani Anak Sampai Tertidur

Menemani ketika dia belum tidur sampai dia tertidur lelap adalah ide yang bagus. Membacakan cerita sebelum tidur misalnya akan membuatnya tertidur lebih lelap. Sebelum sobat meninggalkan anak tidur sendiri. Ketika persiapan tidur, buat perjanjian untuk dia tidak menangis atau mencari ayah ibu ketika bangun. Ini penting agar si buah hati tidak kaget ketika tidak ada teman setelah bangun.

Buat Kamar Yang Menyenangkan

Membuat kamar sesuai apa yang diinginkan anak akan membuatnya nyaman tidur sendiri. Seperti pemilihan warna, penambahan lampu, maupun boneka-boneka yang menemaninya tidur.

Setelah membuat nyaman tempat tidur. Membuatnya senang dengan mengetahui karakter yang diinginkan anak. Misalkan dia tidak suka tempat gelap, memasang lampu tidur untuknya akan baik. Begitupun sebaliknya, lebih menyukai tidur saat gelap dengan menyesuaikan kamar tanpa tambahan pencahayaan atau pantulannya.

Posisikan Kamar Orang Tua Dapat Melihat Anak

Melakukan perencanaan kamar yang saling berhadapan antar orang tua dan kamar anak. Sobat bisa melihat perkembangan tidurnya dari kamar sendiri. Setelah desainnya atau sobat tidur bisa sambil menengok anak. Jangan tutup pintu kamar dahulu saat anak tidur sehingga anak tidak akan bingung jika tidak ada orang tua. Dia bisa melihat dari seberang pintu, jika malam yang sama. Ini bersifat untuk melatih anak sedikit demi sedikit mau tidur sendiri. Ya jangan sampai anak menyusul ke kamar orang tua lah ketika tidur malam. Intinya sabar untuk terus melatih anak ya.

Beberapa kondisi diatas bisa sobat modifikasi sendiri agar sesuai dengan keadaan. Pelan-pelan membiasakan anak tidur sendiri memang tidak mudah. Selalu sabar dan terus konsisten melakukannya.

Baca Juga!  Kenali Penyebab Anak Merasa Kesepian

Check Also

Tugas Keluarga Terhadap Pasien TBC

Tugas Keluarga Terhadap Pasien TBC Paru

Apa saja tugas keluarga terhadap pasien TBC? Penyakit yang ditularkan oleh bakteri yang bisa menular …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.