Cara Minum Kopi Yang Sehat

Cara minum kopi yang sehat tetap bisa sobat lakukan kok. Nggak melulu kopi itu berhubungan dengan penyakit atau masalah kesehatan. Tapi perlu memperhatikan banyak hal yang mungkin bertentangan dengan cara ngopi sobat sendiri.

Cara Minum Kopi Yang Sehat

Salah satu minuman yang terkenal di dunia adalah kopi. Meskipun sering dikaitkan dengan masalah kesehatan karena jumlah konsumsinya, bahan yang salah duanya punya jenis robusta dan arabica ini punya potensi kesehatan. Paling banyak penelitian menyebutkan kopi mengandung antioksidan yang paling banyak dari satu jenis bahan saja bahkan dibandingkan dengan sayur dan buah.

Tentunya dengan cara penyeduhan atau menikmatinya yang tepat. Berikut ini beberapa tips agar ngopi sobat lebih sehat.

1. Tidak Mengkonsumsi Diatas Jam 2 Siang

Lebih kearah tidak ada lagi asupan kafein diatas jam tersebut. Ya karena kopi mengandung kafein membuatnya menjadi populer dengan memberikan energi dan mengalahkan kantuk. Membuat otak lebih cepat berpikir dan stay melek.

Akan tetapi baiknya hindari mengkonsumsi kopi pada waktu siang akan berakhir. Ini akan mempengaruhi tidurmu bahkan mengganggunya. Jika tidur terganggu, bisa merasa ngantuk di siang selanjutnya bahkan ini bisa menyebabkan depresi.

Hal ini juga dipengaruhi oleh mereka yang punya sensitivitas dengan kopi. Kalau tidak terlalu berpengaruh, bisa juga tidak apa-apa. Namun untuk berjaga-jaga, lebih baik tidak mengkonsumsi kopi yang mengganggu tidur atau pada waktu tertentu di malam hari.

2. Cara Minum Kopi Yang Sehat Dengan Memperhatikan Gula

Sebisa mungkin kalau ngopi gak pake gula. Tapi apakah bisa? Kok mereka penikmat kopi bahkan bisa merasakan gurih, asam, asin dan bahkan manisnya kopi tanpa gula. Tambahan bahan ini pada kopi yang seringkali berhubungan dengan masalah kesehatan. Apalagi mereka yang tidak aturan dalam memberikan gula dalam secangkir kopi.

Healthline merekomendasikan untuk menggunakan gula Stevia dalam kopi untuk menghindari diabetes dan obesitas. Karena kandungan fruktosa dalam gula ini yang menyebabkan gangguan kesehatan dapat ditangkal dengan bahan lainnya.

3. Pilih Brand Kopi Berkualitas Baik Bila Perlu Organik

Kopi memiliki macam-macam jenis dan pengolahan untuk sampai pada cangkir kita sehari-hari. Pengolahan tanaman yang sifatnya organik akan sangat baik untuk kesehatan tubuh. Karena ada tanaman ini yang dirawat dengan penyemprotan pestisida akan mempengaruhi kualitas dan bahaya jika masuk ke tubuh (meskipun masih kontroversial). Pilihlah dari brand yang benar alami sehingga cita rasa kopi lebih keluar.

4. Patuhi Batas Konsumsi

Untuk orang dewasa, menurut beberapa ahli batas minum kopi adalah 3 gelas dalam satu hari. Ini sebenarnya juga berbeda jumlahnya dibandingkan dengan tiap orang juga. Karena sensitifitas tubuh yang dimiliki terhadap kafein atau kopi.

Beda lagi standar yang diterapkan di negara di Amerika misalnya, sekitar 2,5 mg per kg berat tubuh untuk setiap harinya. Dalam satu cangkir kopi memiliki 95 mg kandungan kafein. Jadi bisa disimpulkan sendiri berapa jumlah yang baik. Namun, menurut beberapa sumber sekitar 4-6 cangkir kopi untuk orang dewasa tidak menjadi masalah kesehatan (yang lambungnya kuat).

5. Tidak Menambahkan Krimer

Krimer adalah salah satu bahan yang mengalami pemrosesan. Tentunya kandungan didalamnya mungkin bisa jadi masalah untuk kesehatan. Lebih baik gunakan campuran pemanis yang lebih alami seperti gula dalam jumlah yang sangat sedikit. Tidak banyak penelitian tentang krimer kopi non-dairy yang berpengaruh ke kesehatan.

6. Mencampurkan Bahan Yang Sehat

Cokelat bisa jadi pilihan untuk topping atau campuran dalam kopi. Bahan ini akan memperkaya antioksidan yang dimiliki kopi. Selain manfaatnya yang dapat mencegah penyakit jantung.

Kayu manis memiliki rasa sedikit pedas adalah tambahan yang bagus untuk kopi. Khasiat kayu manis menurut penelitian adalah mampu menurunkan gula darah, kolesterol, dan trigliserida pada penyakit diabetes. Jadi gak hanya rasa, namun sisi kesehatan sobat juga dapat.

Terakhir, saat menyeduh kopi untuk menggunakan kertas filter. Karena menurut penelitian Post dkk. (1997) dan Cai, L. dkk. (2012) menyebutkan bahwa kopi yang diseduh mengandung Capitol penyebab meningkatnya kolesterol dalam darah. Meskipun begitu, kandungan ini dapat mencegah efek diabetes.

Itulah beberapa tips untuk sobat yang suka ngopi, tapi tetap dengan cara yang sehat.

Check Also

Mengapa Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati

Mengapa Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati ?

Sobat Gookalian mungkin sebagian udah ngerti mengapa mencegah lebih baik dari mengobati. Ini adalah istilah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *