Rabu , September 28 2022

Kelemahan Kamera Android Megapixel Besar

Apakah sobat sudah tahu kelemahan kamera android megapixel besar? Berbondong-bondong hingga saat ini berbagai merek ponsel pintar menelurkan produk dengan kamera dengan megapixel besar? Di tahun 2021 dan 2022, setidaknya 48 Megapixel itu sudah menjadi standar yang tidak boleh dilewatkan oleh ponsel android. Apakah dengan semakin besar resolusi kamera ponsel android dengan satuan megapixel ini juga akan membuat hasil tangkapan kamera lebih bagus? Sepertinya sobat harus membaca beberapa fakta kelemahan kamera android megapixel besar di bawah ini.

Kelemahan Kamera Android Megapixel Besar

Kita adalah saksi bagaimana teknologi dalam smartphone hampir mengalahkan semuanya yang telah kita gunakan sebelumnya. Pemutar musik misalnya, sekarang ponsel dengan Dual Speaker sudah cukup kencang sehingga tidak perlu lagi menggunakan speaker jinjing. Mengerjakan tugas mengetik juga tidak kalah juga ponsel android jaman sekarang. Apalagi urusan fotografi, tidak perlu membawa kamera SLR atau DSLR untuk mendapatkan hasil yang bagus. Cukup pakai hp sekarang foto bisa dicetak dengan kualitas tinggi.

Untuk kamera, sekarang ini brand berlomba-lomba memberi besar resolusi atau megapixel yang tinggi. Sampai 108 MP bahkan untuk sebuah kamera pada ponsel. Apakah ada kelemahan kamera android dengan megapixel besar ini? Simak beberapa informasinya:

1. Megapixel Tinggi Hanyalah Gimmick

Istilah gimmick yaitu kurang berguna atau hanya gaya-gaya an saja. Memang benar, terpampang dengan jelas tulisan 64 MP hingga 108 MP di belakang ponsel tepatnya di dekat kamera utamanya. Padahal kamera ponsel android dengan resolusi tinggi belum tentu menghasilkan kualitas gambar yang diberikan.

Baca Juga!  Cara Mengetahui Driver VGA Pada Komputer Atau Laptop

Padahal kualitas hasil foto pada ponsel android dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lensa, kualitas sensor, prosesor dan perangkat lunak pada ponsel. Meski resolusinya sangat tinggi, tapi tetap kalah dengan kamera DSLR atau Mirrorless yang bahkan hanya 6 – 10 megapixel saja.

Seperti halnya pemrosesan foto oleh prosesor Snapdragon akan lebih baik daripada Mediatek. Karena keduanya memiliki kemampuan yang berbeda sehingga meskipun sensor, lensa, resolusi dan bahkan antarmuka android yang sama. Hasilnya bisa berbeda jauh. Resolusi tinggi tidak mencerminkan kualitas foto maupun video.

Teknologi Pixel Binning dimana setiap pixel pada sensor menjadi lebih besar sehingga menangkap cahaya yang lebih banyak, ini yang dilakukan untuk mengurangi noise atau bintik-bintik pada foto sebagai bentuk manipulasi. Teknologi ini ditawarkan oleh brand ponsel dalam bentuk megapixel yang lebih besar. Sehingga, resolusi paling besar pada kamera yang digunakan tidak bisa mengaktifkan mode seperti HDR, Slow Motion dan fitur lainnya.

2. Lebih Tinggi Resolusi Kamera Lebih Berat

Membutuhkan lebih banyak sumber daya kekuatan dari prosesor dan grafis untuk bisa menggendong kamera dengan resolusi tinggi. Semakin tinggi resolusi kamera, bisa dipastikan semakin tinggi spesifikasi yang ditawarkan pada ponsel. Sebut saja ponsel dengan spesifikasi yang sama namun menggunakan kamera lebih besar akan lebih terasa lag atau patah-patah.

Diperlukan prosesor dan GPU pada ponsel khusus untuk merekam sebuah video dengan kualitas tinggi. Sama-sama ponsel beresolusi kamera 64 MP, tapi yang satu bisa merekam kualitas 4K sedangkan yang lainnya tidak bisa. Inilah yang harus sobat tahu bahwa kelemahan kamera android megapixel besar hanya akan menjadi beban. Karena ketidakmampuannya dalam merekam video kualitas sangat tinggi. Hal ini terjadi pada beberapa brand, megapixel lebih tinggi dari produk sebelumnya. Namun, kemampuan perekaman video diturunkan. Kemungkinan karena kamera yang bagus membutuhkan kestabilan perangkat lunak yang bagus juga. Brand tidak mampu melakukannya sehingga ada penurunan. Padahal kan ponsel android diciptkan untuk kenyamanan dan seharusnya siap digunakan tanpa harus terhambat akibat performa terhalang oleh spesifikasi kamera.

Baca Juga!  Fitur Unggulan Xiaomi yang Harus di Coba

3. Ukuran Hasil Foto Dan Video Terlalu Besar

Sebuah ponsel dengan Resolusi 48 MP bahkan mampu menghasilkan foto dengan ukuran 12 MB ketika maksimal digunakan. Setidaknya 5 MB ketika 1 jepretan biasa dilakukan. Semakin besar resolusi kamera maka ukuran foto juga mengikuti. Jika tidak ditambahkan spesifikasi penyimpanan yang besar, banyak mengambil foto adalah beban. Karena keterbatasan penyimpanan yang ada.

Jadi ketika sobat tidak membeli ponsel dengan spesifikasi penyimpanan/ storage yang kecil. Sobat mungkin harus banyak mengalah seperti tidak instal banyak aplikasi untuk tetap menjaga penyimpanan lega. Hasil foto membuat kita selalu resah karena memori yang kecil tidak mampu menyimpan banyak momen dalam kehidupan kita.

4. Harga Lebih Mahal

Biaya penggantian kamera yang memiliki megapixel lebih besar mungkin bagi sebagian orang kurang worth it. Sebut saja, untuk kehidupan sehari-hari resolusi 8 – 12 megapixel itu sudah cukup untuk membuat laporan, menangkap momen dalam hidup, mengabadikan sesuatu. Ukurannya kecil dan bisa menjepret lebih banyak foto dalam penyimpanan yang lebih sedikit.

Biasanya ponsel sekarang itu 1 dengan resolusi tinggi dan yang lainnya ada fungsi lain. 3-4 butir kamera belakang akan memberikan biaya tinggi. Terkhusus untuk yang megapixelnya paling besar.

Pada akhirnya, beberapa orang tidak membutuhkan resolusi yang terlalu tinggi. Asal foto jelas, bisa dicetak, dan yang penting bisa mengabadikan momen tanpa perlu merasa ragu atau khawatir karena resolusi kamera. Mungkin hal ini yang membuat orang menganggap kelemahan kamera android megapixel besar hanyalah suatu yang sia-sia saja.

Check Also

Cara Menghilangkan Glance Atau Wallpaper Carousel di Xiaomi

Cara Menghilangkan Glance Atau Wallpaper Carousel di Xiaomi

Sebagai salah satunya merk yang sudah memiliki nama di Indonesia, smartphone Xiaomi sudah dipakai oleh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.