Tips Mengajarkan Anak Menjadi Pemaaf

Mengajarkan Anak Menjadi Pemaaf

Apakah kurang baik jika mengajarkan anak menjadi pemaaf? Memaafkan adalah sebuah proses menjaga hubungan antar manusia. Anak juga akan bertemu dengan orang-orang baru sejalan dengan pertumbuhannya kelak. Mempererat hubungan dengan teman-temannya tercipta dari kesalahan yang saling dimaafkan. Atau bersikap wajar dengan manusia sebagai tempat dosa dan kesalahan.

Konflik atau masalah pasti dihadapi didalam hubungan antar manusia. Anak pasti akan berhadapan dengan orang lain. Mengajarinya menjadi pemaaf akan membantunya berkembang dalam ketabahan, ketekunan dan mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan.

Tips Mengajarkan Anak Menjadi Pemaaf

Bagaimana agar anak menjadi pribadi yang pemaaf? Tidak mudah memutuskan tali silaturahmi dalam keluarga atau teman karena kesalahan mereka tentunya. Tipsnya dari Gookalian di bawah ini:

Mendengar Jawaban Mengapa Tidak Mau Memaafkan Atau Meminta Maaf

Sebelum bisa mengajari bagaimana cara menjadi pribadi yang pemaaf. Ada baiknya kita belajar berbagai alasan anak kenapa tidak mau memaafkan orang lain yang punya salah dengan dia. Dengan terbuka sebenarnya kenapa dia tidak mau minta maaf, lewat komunikasi ini dapat diketahui apa yang mengganjal.

Setelah itu, jika anak benar-benar ingin mengakui kesalahan yang telah diperbuat. Dengan memberikan rasa maaf kepada orang yang telah dirugikan. Kebiasaan meminta maaf karena mengakui kesalahan sendiri akan memupuk rasa bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Anak jadi lebih punya rasa untuk memaafkan karena telah belajar dari posisinya dulu ketika dia salah. Jangan sampai orang tua membela anak yang salah karena berakibat muncul sifat kebal terhadap kesalahan.

Memberi Contoh Perilaku Memaafkan

Orang tua jangan hanya mengatur, tapi juga bisa memberikan contoh yang baik. Misalkan anak diberi tugas sesuai dengan umurnya, ternyata kurang beres atau terjadi masalah. Jangan menunjukkan wajah emosi, contohkan memberi maaf atas kesalahan anak dengan tidak mengulangi hal yang sama.

Latihan memaafkan yang dilakukan setiap hari mungkin cukup bagus. Memaafkan bukan hanya untuk hal-hal besar. Karena hari-hari akan sangat penting membina hubungan antar keluarga dan orang lain perlu menjaga rasa memaafkan untuk kesalahan kecil.

Tingkatkan Keberanian Diri

Apabila orang punya masalah dengan kita, memang tidak mudah untuk melepaskan begitu saja. Apalagi kalau sampai menyakiti bahkan lebih buruk dari itu. Dengan memberikan afirmasi positif pada anak mebantu dia berani dan mampu menghadapi ketakutan maupun ketidaknyamanan.

Mengajarkan Anak Menjadi Pemaaf Dengan Mengakui Kesalahan Diri

Agar menjadi pribadi yang pemaaf, setiap orang harus mengakui bahwa dulunya atau semasa hidup kita pernah melakukan salah. Hal ini juga terjadi pada anak-anak dimasa pertumbuhan mereka. Berikan penjelasan bahwa jika sulit memaafkan orang lain, pandang dalam diri ketika pernah melakukan kesalahan dan tentunya ingin meminta maaf.

Dengan begitu, merasa berada di posisi orang lain membuat kita menjadi pribadi yang pemaaf. Dengan tetap berpegang teguh bahwa kesalahan yang sama terjadi berulang mungkin tidak semudah itu untuk dimaafkan. Memaafkan bukan untuk hal negatif juga perlu ditanamkan pada anak selain mengakui kesalahan diri.

Menghindari Pemaksaan Dan Konsisten

Satu hal yang dapat mengkerdilkan mental anak adalah memaksa dia untuk meminta maaf di depan umum. Hal ini juga harus selalu menjadi pembahasan keluarga, tidak hanya di tempat umum. Agar konsisten dan membuat anak mengerti, bukan dibeda-bedakan.

Memberikan Kompromi

Tidak memaafkan di waktu saat itu juga merupakan pendidikan tentang memaafkan. Perlu proses apabila kesalahan tersebut adalah fatal. Mungkin butuh waktu sebentar atau cukup lama agar dapat memaafkan kesalahan orang lain. Selain itu tiap karakter anak dalam meredam emosi juga berbeda-beda. Tujuannya agar setiap kali memaafkan itu tulus dan tidak ada rasa dendam.

Itulah beberapa tips dalam mengajarkan anak menjadi pemaaf. Tidaklah mudah untuk membentuk karakter ini. Perlu membutuhkan pengalaman langsung dilapangan, artinya harus ada kasus-kasus tertentu dimana sobat bisa mengajarkan rasa memaafkan pada orang lain yang berbuat salah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *