Merawat Baju Batik Agar Awet

Gookalian – Merawat baju batik agar awet hingga sobat bisa menggunakannya untuk waktu yang lama. Untuk acara ke kondangan atau acara kecil-kecilan syukuran keluarga misalnya. Baju batik bisa cukup awet jika tidak sering digunakan. Namun tren fashion kini menempatkan batik bahkan untuk sekedar hanging out selain untuk acara resmi.

Perlu beberapa tips untuk merawat baju batik agar awet. Karena bahan yang dimiliki batik berbeda dengan kaos atau baju biasanya. Batik bisa dibilang cukup mudah kusut dan warnanya luntur. Apalagi yang dibeli dengan harga yang sangat murah. Lalu bagaimana cara perawatannya agar awet?

Tips Merawat Baju Batik Agar Awet

Beberapa kebiasaan maupun perlakuan terhadap kain yang terkenal sebagai ikon budaya di negara kita ini harus cukup hati-hati. Agar awet, sobat bisa menerapkan tips-tips dibawah ini:

Cuci Secara Manual Jangan Sering Pakai Mesin Cuci

Mesin cuci memang memberikan kemudahan dan mempercepat kegiatan rumah tangga kita. Namun, mesin ini dinilai paling sering membuat pakaian bolong-bolong. Jangan sampai baju batik keren sobat rusak akibat mesin cuci.

Berlainan jika kita menggunakan tangan dalam mencuci. Kucekan dan penggunaan sikat bisa lebih lembut agar serat kain dan warna tetap terjaga dengan baik. Batik dengan kualitas baik pasti juga tidak mudah rusak ketika dicuci biasa. Pastikan sobat memilihnya agar nyaman digunakan dan tidak mudah luntur atau rusak.

Baca Juga!  Cara Atasi Kakak Adik Sering Bertengkar

Menggunakan Sabun Khusus

Disarankan untuk tidak menggunakan detergen biasa layaknya untuk mencuci pakaian lain. Sifat keras detergen dapat dengan mudah melunturkan pakaian. Adapun kalau tidak punya alternatif lain, sobat tetap bisa merendam batik dalam detergen. Akan tetapi tidak boleh terlalu lama. Setengah jam sudah cukup untuk sekedar membersihkan kotoran mudah larut dalam air pada batik.

Banyak alternatif sabun atau detergen khusus untuk batik yang dijual di toko gerai kebutuhan sehari-hari. Sobat juga bisa pakai shampoo untuk rambut yang sudah pasti tersedia di rumah. Pisahkan batik dengan pakaian lain dan gunakan shampoo untuk merendam atau menyikat secara lembut.

Jika terdapat noda yang susah dibersihkan. Disarankan menggunakan sabun mandi cair biasa. Jangan gunakan pemutih maupun penghilang noda kimia yang berdampak pada warna batik. Sebaiknya untuk menghindari resiko luntur gunakan sabun mandi atau kulit jeruk.

Tidak Meremas Kain Batik Dan Jemur Dibawah Sinar Matahari

Untuk meniriskan batik agar tidak terlalu banyak air setelah dicuci bisa dengan mengombakkannya saja sehingga air turun. Jangan diremas seperti pakaian biasa karena dapat membuat tekstur kain kusut dan rusak. Setelah cukup tiris, batik dikeringkan tidak di bawah sinar matahari langsung. Diangin-anginkan saja di teras rumah dengan angin dan panas yang tidak terlalu kencang. Sinar matahari mempercepat kain batik pudar dan akan terlihat kusam.

Setrika Dengan Alas Kain

Menyetrika pakaian untuk batik ini perlu perlakuan khusus juga. Gunakan tambahan kain sebagai alas. Bisa juga ditambahkan kain diatasnya. Ini akan membuat kain tetap halus setelah disetrika dan tidak kusut. Setelah itu ketika mulai menyetrika, sesuaikan suhu untuk kain katun. Jangan putar ke yang paling panas. Pelembut pakaian bisa diaplikasikan jenis semprot saat setrika atau cairan ketika direndam.

Gantung Baju Batik

Penting untuk sebisa mungkin jangan melipat baju setelah disetrika. Menggantungnya dalam lemari dengan rapi adalah pilihan tepat. Jika kita pernah mengetahui batik yang lapuk, hal ini disebabkan karena dilipat. Kain akan mudah jadi kusut dan terdapat tanda lipatan.

Tips untuk merawat baju batik agar awet diatas mudah untuk dilakukan. Hanya saja kita perlu memperhatikan secara khusus kain batik agar tidak berubah warna dengan cepat. Jangan lupa beli batik yang kualitasnya bagus agar tahan lama warnanya dan tidak mudah pudar.

Check Also

Katering Rumahan Dengan Modal Kecil 2

Tips Buka Bisnis Katering Rumahan Dengan Modal Kecil

Pemilik rumahan yang ingin memulai bisnis katering seringkali menghadapi tantangan modal. Namun, dengan strategi yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *