Dampak Buruk Fast Food Untuk Kesehatan Tubuh

dampak buruk fast food

Makanan cepat saji memang lezat, tahukah sobat apa saja dampak buruk Fast Food yang sering kita jumpai di sekitar kita ini?

Makanan cepat saji hadir di negara maju dan berkembang. Di negara berkembang seperti di Indonesia ini, terjadi pergeseran pola makan tradisional yang menyehatkan menjadi modern dan keren ala-ala Fast Food. Dibalik kerennya makanan ini dan dari kelezatannya ada banyak resiko kesehatan yang bisa sobat temui, dibahas oleh Gookalian di bawah ini.

Dampak Buruk Fast Food Terhadap Kesehatan

Resiko Diabetes Meningkat

Minuman berkarbonasi ujung tombaknya adalah gula. Karena ini yang membuat rasa minuman bersoda menjadi enak dan menyegarkan di mulut maupun tenggorokan. Namun kandungan gula dalam makanan ini tidaklah sedikit apalagi ditambah jenis gula/pemanis buatan yang dapat menyebabkan resistensi insulin.

Kondisi ini ditunjukkan dengan tubuh yang tidak peka terhadap gula dalam darah. Gula akan merespon kelenjar pankreas memproduksi insulin, sehingga dapat diubahnya menjadi energi. Apabila terlalu sering mengkonsumsi minuman berpemanis buatan, pankreas bekerja keras dan menjadi tidak peka lagi karena kerusakan yang dialaminya. Gula dalam darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan seseorang menderita penyakit diabetes tipe 2.

Resiko Obesitas

Makanan cepat saji dapat membuat meningkatnya berat badan jika dikonsumsi cukup sering. Mereka yang memakan sajian ini 2 atau lebih dalam satu minggu mengalami peningkatan berat badan (Studi Universitas Minnesota).

Sesuai dengan studi dari NJ Temple tahun 2018, makanan tinggi karbohidrat terkhusus makanan atau minuman dengan pemanis buatan memiliki resiko penimbunan lemak. Karena hati yang memproses gula dalam darah menganggap bahan pemanis buatan adalah tidak alami sehingga tidak diproses. Karena tidak diproses, dibiarkan saja dalam darah dan dapat menyebabkan penimbunan lemak dalam tubuh hingga ke koroner jantung.

Fast Food merupakan makanan yang mengandung tinggi kalori, lemak dan garam yang apabila dikonsumsi dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Tertimbun dalam tubuh menjadi lemak dan dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Paparan Bahan Kimia Flatat

Bahan ini ada bersamaan dengan Fast Food itu sendiri. Seperti kemasan produk susu, plastik kemasan, dan berbagai barang dari industri ini tidak lepas dengan produk makanannya.

Bahan kimia ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada anak anak hingga orang dewasa. Seperti gangguan sistem endokrin, motorik termasuk salah satunya menyebabkan anak menjadi telat berbicara.

Itulah beberapa dampak yang bisa ditimbulkan dari makanan cepat saji atau Fast Food. Seharusnya kita bisa lebih makan yang sehat dari hasil tumbuhan dan hewani di negeri sendiri ketimbang harus mengikuti pola hidup kekinian barat yang kurang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *