Perbedaan Kulit Sensitif Dan Alergi

perbedaan kulit sensitif dan alergi

Meskipun ada perbedaan kulit sensitif dan alergi, keduanya sama-sama memberikan rasa tidak nyaman buat sobat kan? Agar mengetahui dengan jelas perbedaan antara kulit yang mengalami alergi atau terlalu sensitif berikut ini bisa sobat baca.

Mengetahui Perbedaan Kulit Sensitif Dan Alergi

Sobat melihat kulit sendiri kelihatan merah dan meradang. Apakah ini hanya kulit sensitif atau sedang mengalami reaksi alergi? Bagaimana tahu perbedaan tersebut.

Cukup sulit untuk mengetahui tanda-tanda antara keduanya karena sangat mirip. Karena gejala pada kulit sensitif dimiliki juga oleh reaksi alergi. Bahkan seseorang bisa mengalami keduanya secara sekaligus.

Tapi ada beberapa perbedaan jika sobat memperhatikannya termasuk penyebab gatal, kemerahan dan kulit yang membengkak.

Tanda Utama Kulit Sensitif

Paling mudah diketahui apabila kulit sobat terlalu mudah merespon sesuatu dapat dimungkinkan terkena kulit sensitif. Karena kejadian kulit sensitif berbeda pada kebanyakan orang, beberapa diantaranya bisa diketahui dengan ciri-ciri kulit (Healthgrades):

  • Merah
  • Gatal
  • Kering
  • Tegang
  • Geli

Seperti contoh setelah sobat membasuh muka dengan sabun atau menggunakan sunscreen tertentu. Sobat mengetahui bahwa wajah terasa terbakar atau pedih. Jadi dengan bahan tertentu kulit mengalami sensitif dengan munculnya gejala-gejala di atas. Bisa juga penggunaan skincare, menyebabkan skin purging akibat penggunaannya yang tidak wajar.

Walaupun mudah diketahui seperti itu, kulit sensitif tidak selalu memiliki gejala atau tanda yang sama. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri termasuk yang memicunya hanya sobat yang tahu. Beberapa hal yang paling banyak membuat orang mengalami kulit sensitif kambuh:

  • Cahaya matahari
  • Angin
  • Suhu dingin
  • Suhu panas
  • Stres
  • Polusi udara

Seharusnya setelah mengetahui kondisi yang membuat kulit menjadi sensitif, harus dihindari untuk mencegahnya muncul. Dapat juga rutin perawatan kulit yang tidak memberatkan kulit seperti sabun lembut dan tanpa pewangi.

Ciri-Ciri Reaksi Alergi

Bagi orang-orang yang tidak memiliki kulit sensitif mungkin tidak perlu memikirkan untuk menghindari kondisi-kondisi yang menyebabkannya kambuh. Bahkan kulit sobat yang cukup biasa, berminyak, dan bahkan berjerawat sekalipun jika tidak memiliki sensitifitas tinggi tidak perlu memikirkannya.

Sampai suatu saat ketika sobat mengalami reaksi alergi. Sebuah proses tubuh yang biasanya dipicu adanya respon hormon histamin. Hormon ini secara alami muncul dalam tubuh selama reaksi alergi terjadi. Gejala penyerta yang muncul akibat hormon ini adalah hidung meler (sering bersin), mata berair dan gatal, nafas bunyi, batuk bahkan sampai kram perut.

Beberapa diagnosis kulit alergi yaitu:

  • Gatal-gatal (Hives) atau urtikaria yang meluas pada bagian superfisial kulit karena reaksi kekebalan tubuh yang dipicu pelepasan hormon histamin
  • Angioedema. Hampir sama dengan Hives namun ditambah dengan pembengkakan dibawah kulit atau bukan diatasnya. Sangat mungkin gejala ini secara bersamaan dengan Hives terjadi.
  • Dermatitis kontak alergi dapat terjadi apabila ada kontak langsung dengan alergen atau penyebab respon ini. Kulit ruam setelah memakai gelang nikel atau kulit gatal, memerah, bengkak, bersisik setelah menerobos hutan adalah respon umum alergi.

Ada juga tipe alergi yang biasa dikenal Eksim. Salah satu jenis tipe reaksi alergi ini memiliki gejala seperti Gatal-gatal (Hives) namun tidak disebabkan oleh reaksi histamin. Menurut Healthgrades, penyebab alergi Atopic Dermatitis ini belum diketahui dengan jelas. Masih belum dapat ditentukan penyebabnya meskipun seringkali berhubungan dengan gejala asma dan alergi pada makanan. Jenis alergi ini dapat membuat kulit gatal dan kering apabila digaruk bisa menyebabkan infeksi dan mengeluarkan cairan yang menjadi kerak ketika kering.

Karakteristik Lain Yang Mudah Menjelaskan Perbedaan Kulit Sensitif Dan Alergi

Pembahasan diatas mungkin cukup berat bagi sobat yang tidak mengetahui beberapa istilah medis. Berikut ini ada penjelasan yang lebih mudah untuk membedakan antara alergi dan kulit sensitif.

Penyebab

Paling sering kulit sensitif terjadi karena terkena bahan yang membuatnya kambuh menjadi kemerahan atau radang. Biasanya bahan kimia yang menyebabkan hal ini seperti pewangi dan polusi. Semakin sering terkena maka semakin rentan untuk mengalami kulit sensitif.

Alergen sebagai zat penyebab munculnya alergi dapat berupa bahan yang tidak berbahaya namun dianggap ancaman oleh imun tubuh. Setiap orang memiliki jenis alergi tersendiri seperti pada susu, debu tanaman, atau produk kecantikan.

Waktu Kejadiannya

Saat terpapar, kulit sensitif akan muncul secara spontan sedangkan alergi membutuhkan waktu berangsur-angsur dalam beberapa jam setelah kontak. Reaksi alergi muncul karena perlawanan sistem kekebalan tubuh setelah beberapa waktu mengidentifikasikan gangguan/zat dari luar.

Pencegahan

Kulit iritasi karena terlalu sensitif dapat dicegah dengan menggunakan sabun super lembut dan kandungan alami. Menggunakan sunblock dan pelembab kulit yang sebelumnya di tes terlebih dahulu dapat mencegah maupun mengurangi gejala.

Sedangkan alergi dengan menghindari makanan atau produk yang menyebabkan muncul reaksi dan dapat dicegah dengan menggunakan pakaian tertutup saja.

Itulah beberapa hal yang menjadi dasar untuk membedakan antara kulit sensitif dan alergi. Alergi lebih ke respon kekebalan tubuh terhadap zat asing. Untuk lebih jauh mendalami apakah kulit sobat termasuk salah satu atau keduanya, konsultasi atau periksakan diri ke dokter spesialis kulit atau demratolog wajib. Untuk memastikan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *