Rabu , September 28 2022

Memanfaatkan Hutan Agar Memenuhi Asas Pembangunan Berkelanjutan

Bagaimanakah cara memanfaatkan hutan agar memenuhi asas pembangunan berkelanjutan? Hutan merupakan sumber daya alam yang bermanfaat untuk setiap lini kehidupan kita. Jika hutan gundul, bisa dipastikan anak cucu kita tidak akan bisa menikmati air bersih dan terjadi perubahan suhu bumi yang berakibat cuaca ekstrim. Tanpa adanya hutan yang lestari, generasi penerus kita akan kehilangan banyak habitat alam termasuk hewan yang pernah tinggal di bumi.

Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat membantu manusia. Bukan hanya berfungsi untuk sediaan kayu dan air bersih. Hutan berperan penting dalam kelangsungan hidup satwa liar dan menciptakan kondisi iklim bumi yang dingin. Jika hutan ditebangi dengan liar, pasti pemanasan global akan terjadi diikuti kehilangan keanekaragaman hayati serta air bersih. Tidak lupa pertukaran gas karbondioksida untuk pernapasan juga terjadi, kita tidak bisa hidup tanpanya. Maka dari itu, perlu cara memanfaatkan hutan agar memenuhi asas pembangunan berkelanjutan agar hal tersebut tidak terjadi. Bagaimanakah caranya? Jawabannya dari Gookalian dilansir dari berbagai sumber.

Cara Memanfaatkan Hutan Agar Memenuhi Asas Pembangunan Berkelanjutan

Asas pembangunan berkelanjutan biasa disebut dengan Sustainability Development. Sebuah kata yang mencerminkan bahwa sumber daya yang dipakai harus bisa dipakai hingga generasi masa depan. Sustainability menjaga sumber daya alam tidak habis meskipun terus digunakan. Dengan menerapkan sumber daya yang bisa diperbarui ini, alam masih lestari dan melakukan tugasnya. Secara singkat beberapa upaya yang memanfaatkan asas pembangunan berkelanjutan:

Baca Juga!  Cara Mengatasi Kekenyangan
  • Menyesuaikan penebangan hutan dengan kebutuhan (tidak melakukan penebangan secara berlebihan)
  • Tidak menjadikan kawasan hutan sebagai lokasi pembangunan atau seminimal mungkin menggunakan daerah hutan
  • Penegakan hukum bagi setiap pihak yang melakukan praktek penebangan hutan ilegal
  • Menggunakan kriteria pohon siap tebang jika sudah cukup umur, sehingga pohon muda tidak ditebangi

Istilah asas pembangunan hutan berkelanjutan atau sustain sebenarnya cukup komplek untuk dijelaskan. Akan tetapi menurut Forest Alliance, hal ini berarti sebuah keseimbangan (balance) yang dilakukan pada hutan. Karena pastinya sulit mengartikan bahwa hutan terus ditebangi namun apakah bisa tetap lestari? Menurut perspektif ekologi yaitu tetap memperpanjang pola-pola natural dari gangguan dan regenerasinya. Banyak pihak harus melakukan hal ini. Berikut ini cara-cara memanfaatkan hutan agar memenuhi asas pembangunan berkelanjutan menurut Standar Global FSC:

Menciptakan Area Konservasi Terproteksi

Menjaga biodiversitas dalam hutan tidak hanya pohonnya saja. Namun sumber daya air, tanah, spesies tanaman, populasi hewan harus dikonservasi. Manajemen hutan mengurangi erosi, menjaga air, tidak menggunakan pestisida, pembuangan sampah dengan benar, membudidayakan pohon asli wilayah, menjaga diversitas genetik di tanah. Ditambah dengan melindungi kawasan hutan untuk tidak boleh ditebangi.

Mencegah Konversi Hutan

Menjaga hutan dari deforestasi, mengurangi resiko kebakaran dan menjaga spesies dalam sebuah kawasan hutan adalah penting. Terutama dengan keanekaragam hayati yang spesial dan unik. Ekosistem yang langka perlu dijaga pada hutan dengan memberikan kebutuhan dasar pada hutan. Konversi adalah jumlah lahan hutan yang berubah menjadi pemukiman atau lahan pertanian.

Manajemen Panen Hutan

Melakukan tebang pilih, tidak ada penebangan pohon muda, mencegah kebakaran dan erosi tanah perlu dilakukan. Memetakan hutan dengan memperhatikan pertumbuhan setiap pohon disana. Menghitung jumlah pohon yang bisa ditebang dengan memperhatikan umur dan jumlah. Hutan juga perlu dilihat kemampuan regenerasi dan tumbuhnya termasuk spesies didalamnya adalah cara memanfaatkan hutan agar memenuhi asas pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga!  Kekurangan Garam Dalam Tubuh Membahayakan Kesehatan

Penanaman Kembali Penting

Tetap menjaga jumlah hutan dan pohon disana dengan melakukan penanaman adalah tetap menyeimbangkan alam tidak terkonversi. Konversi yang merupakan pengubahan lahan hutan menjadi pemukiman/ lahan tanam harus dilawan dengan penanaman kembali atau peremajaan hutan. Jadi kebutuhan akan panen atau tebang pohon akan ditutup dengan penambahan jumlah pohon yang ditanam.

Upaya Pemanfaatan Hutan Dengan Pembangunan Berkelanjutan Lainnya

Beberapa poin penting dibawah ini menjadi tambahan cara memanfaatkan hutan agar memenuhi asas pembangunan berkelanjutan:

  • Mengurangi teknik logging yang berdampak pada kerusakan hutan (penggunaan bulldozer dikurangi untuk mencegah kerusakan lahan, erosi dan emisi karbon)
  • Melatih pekerja agar proses penebangan pohon efektif dan efisien
  • Menghormati komunitas lokal, tidak hanya menjaga lingkungan hutan saja namun juga perlu memperhatikan kondisi masyarakat sekitar agar teredukasi dan tidak melakukan perusakan hutan

Check Also

Cara Agar Tidak BAB Di Pagi Hari

Cara Agar Tidak BAB Di Pagi Hari

Cara agar tidak BAB di pagi hari sebenarnya akan sulit untuk sobat lakukan, karena hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.